In Lomba Penerbit Haru

"The Witch"

Diikutkan Dalam Lomba Menulis ‘Love With a Witch by Hyun Go Wun’


     Hey, apa kau percaya kalau penyihir itu ada di dunia nyata? Aku? Awalnya tidak, tapi semenjak bertemu dengannya duniaku berubah. Menjadi lebih berwarna dan ceria. Seperti ada mantra tak terlihat yang terpancar dari senyumannya. Ya,,, senyumannya. Senyum indah yang selalu terpancar di wajahnya. Membuat orang yang melihatnya terpana bagaikan seorang penyihir yang sedang merapalkan mantra cinta.

Kejadian itu dimulai sejak memasuki semester 2. Aku hanyalah siswi SMP biasa yang baru saja mengalami patah hati. Entah kenapa aku baru menyadari keberadaan dirinya sekarang. Padahal sudah 1 semester kita bersama. Dia yang tadinya hanyalah teman biasa, seketika menjadi seseorang yang istimewa dalam hidupku.

Kau penasaran kenapa ia bisa menjadi seseorang yang istimewa bagiku? Aku pun juga tak tahu. Tapi,,, saat melihat senyumannya, hati ini seakan tersihir oleh mantera cinta yang membuat wajah ini seketika tersipu malu. Tatapan lembutnya yang seakan meledek namun sebenarnya itu adalah tatapan yang penuh arti.

Sejak saat itu aku tersadar, bahwa kata – kata itu benar “Ketika seseorang pergi dari kehidupanmu. Berarti mereka memberimu tanda bahwa ada seseorang yang lebih baik lagi untuk berada dikehidupanmu”. Ya,,, aku mulai menyadari tanda itu.

 “Kau akan mengetahui seberapa pentingnya seseorang dalam kehidupanmu ketika mereka dapat mudah mempengaruhi mood mu”. Setiap kali melihat senyumnya, hati ini bagaikan bunga mawar yang sedang mekar. Warna merah dari setiap kelopaknya menunjukkan kasih sayang dan cinta yang sangat besar. Tapi saat melihat kau marah padaku, seakan aku sedang menggenggam tangkai bunga mawar dengan erat, dan durinya melukai tangan ini. Tangan yang melambangkan hati yang terluka karna perasaan bersalah.


Hey tuan penyihir, ku harap tak ada mantra lain yang dapat mematahkan mantra cinta mu yang sudah mempengaruhi diri ini. Aku ingin berada di sampingmu. Merasakan kehangatanmu. Dan bahagia bersamamu. Darimu aku makin percaya bahwa “Cinta membuat kita, melihat tanpa mata, mendengar tanpa telinga, berbicara tanpa kata. Hanya ada hati dan rasa”. Jadi,,, aku tak ingin mencari yang sempurna, karna aku tak ingin kehilangan yang terbaik, yaitu “KAMU”.



Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

About

"I'm not perfect. Never have been, and never will be :)" Follow me at Instagram @saharanii Wattpad @saharanii Twitter @saharani01

Followers