In Novel Haru Penerbit Haru Review Review Novel Tantangan Tantangan Membaca 2015: Buku-Buku “Karya” Dini Novita Sari Tantangan Membaca Haru

[REVIEW] The Wind Leading To Love #5

The Wind Leading to Love

Judul : The Wind Leading To Love
Genre : Romance drama
Kategori : Fiksi, Novel dewasa muda
Penulis : Ibuki Yuki
Ukuran : 13 x 19 cm
Tebal : -
Harga : Rp. 67.000
Terbit : Maret 2015

***

SINOPSIS

Rasa sakit itu merupakan bukti kalau kita masih hidup.

Suga Tetsuji depresi.
Menuruti saran dokter, sia mengasingkan diri di sebuah kota pesisir, di sebuah rumah peninggalan ibunya.
Namun, yang menantinya bukanlah ketenangan, tapi seorang wanita yang banyak omong dan suka ikut campur bernama Fukui Kimiko.

Fukui Kimiko kehilangan anak dan suaminya, san menyalahkan dirinya sendiri sebagai penyebab kematian mereka berdua.
Dia menganggap dirinya tak pantas untuk berbahagia.

Setelah menyelamatkan Tetsuji yang nyaris tenggelam, Kimiko menawarkan bantuan pada pria itu untuk membereskan rumah peninggalan ibunya agar layak jual. Sebagai gantinya, wanita itu meminta Tetsuji mengajarinya musik klasik, dunia yang disukai anaknya.

Mereka berdua semakin dekat, tapi...


***


     Suga Tetsuji depresi, atas saran dokter ia mengambil cuti dan beristirahat di rumah peninggalan ibunya di Miwashi selama musim panas. Di sanalah Tetsuji bertemu dengan Fukui Kimiko, wanita yang sering disebut sebagai "Peko-chan" di kalangan supir truk. 
"Musik memang bagus. Siapa pun bisa menyendiri di dalamnya hanya dengan menambah volume suara. Tak ada yang perlu dipikirkan. Tak ada yang perlu dirasakan. Yang perlu dilakukan hanyalah memasrahkan tubuh pada alunan lagu."
     Pertemuan mereka diawali saat Kimiko menumpang mobil Tetsuji yang juga ingin menuju Miwashi. Setelah menyelamatkan Tetsuji yang hampir tenggelam, Kimiko menawarkan bantuan pada pria itu untuk membereskan rumah peninggalan ibunya agar layak jual. Alih - alih meminta imbalan, Kimiko justru meminta Tetsuji untuk mengajarnya musik klasik, karna ia ingin mengenal dunia yang disukai mendiang anaknya
Terdengar suara lirih Tetsuji, "Yang tersisa sekarang hanyalah rute yang salah. Aku telah kehilangan kesempatan untuk pergi ke arah yang benar."
"Siapa yang bilang begitu? Kau ini sedang menanti angin. Sampai saat angin yang cocok datang, kau menunggu di pelabuhan."
     Perlahan - lahan Tetsuji mulai terbiasa dengan sosok Kimiko yang terkesan bawel dan selalu ingin tahu. Dan perasaan nyaman pun perlahan - lahan timbul di antara mereka berdua. Namun pada akhirnya Tetsuji juga harus memutuskan jalan mana yang harus ia pilih, kembali ke Jepang bersama istrinya atau tetap di Miwashi bersama Kimiko? 
"Manusia maupun benda akan mengalami perubahan. Tidak ada yang bisa menghindari itu. Jika itu benar, maka kita hanya bisa berusaha untuk melewati semua perubahan tanpa rasa takut. Tentu saja sambil mengharapkan sebuah masa depan yang lebih baik."

***

Let's Talk About This Book

      Novel ini mengajarkan kita bahwa seseorang yang diluarnya kelihatan bahagia, belum tentu hatinya juga demikian. Saya suka cara Ibuki-sensei menyatukan Tetsuji dan Kimiko, chemistry diantara keduanya membuat mereka saling melengkapi. Novel ini juga gak terkesan terburu - buru, semuanya dibiarkan mengalir perlahan, membuat kita terlarut untuk menikmati proses pendekatan antara Tetsuji dan Kimiko.
     Secara keseluruhan, bagi saya novel ini adalah novel cinta yang terkesan manis dan memberikan kesan mendalam pada para pembaca. Sukses terus buat Ibuki-sensei dan Penerbit Haru^^
+ Terjemahannya enak dibaca, pesan yang ingin disampaikan ngena dan pengemasannya bagus (kover buku yang terkesan adem, sinopsis yang bikin penasaran dan cara penulisan yang ga terkesan terburu - buru)
- Masih ada beberapa typo (tapi tidak terlalu mengganggu^^)


5 bintang buat dari saya untuk novel yang berhasil memberikan kesan mendalam untuk saya saat membacanya^^

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

About

"I'm not perfect. Never have been, and never will be :)" Follow me at Instagram @saharanii Wattpad @saharanii Twitter @saharani01

Followers